Jumat, 28 Juni 2013

Betapa Sayangnya Allah kepada Hambanya Pada Bulan Ramadhan

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بالله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

يَاأَيُّهاَ الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا الله حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ


       Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan oleh Allah S.W.T. untuk berjumpa kembali dengan hari yang terbaik ini. Tidak terasa sebentar lagi kita akan memasuki bulan yang lebih baik dari 11 bulan yang lain, yaitu bulan suci Ramadhan.
       Banyak dari orang yang menyambut Bulan Ramadhan dengan suka cita, bahkan ada juga yang biasa-biasa saja. Bagaimana dengan kita? Liat pada diri kita sendiri.
       Bulan Ramadhan merupakan salah satu dari sekian banyak dari kecintaan Allah S.W.T. kepada semua hambanya, hanya saja manusia sendiri yang terkadang tidak menyadarinya. Allah sangat teramat sayang kepada hambanya pada bulan itu. Allah melipatgandakan setiap amalan yang dilakukan oleh hambanya pada Bulan Ramadhan. Shalat sunnahnya orang yang berpuasa di Bulan Ramadhan sama seperti shalat wajib di bulan yang lain, diamnya orang berpuasa di Bulan Ramadhan sama seperti dzikir Subhanallah, Subhanallah ...di bulan lainnya, bau mulutnya orang berpuasa sama seperti bau wewangian bahkan ada yang bilang seperti bau surga, itu bermakna bahwa Allah sangat sayang sekali kepada hambanya yang berbuat baik di Bulan Ramadhan. Dan shalat wajibnya orang yang berpuasa di Bulan Ramadhan akan dilipatgandakan beribu-ribu kali oleh Allah S.W.T. . Begitu juga sebaliknya, Allah akan marah kalau ada hambanya yang berbuat dosa di Bulan Ramadhan.
       
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:
« أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ ». رواه النسائي
Artinya: “Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, Allah telah mewajibkan atas kalian berpuasa di dalamnya, dibuka pintu-pintu langit dan ditutup pintu-pintu neraka jahim serta dibelenggu pemimpin-pemimpin setan, di dalamnya Allah mempunyai satu malam yang lebih baik dari seribu bulan siapa yang dihalangi untuk mendapatkan kebaikannya maka ia telah benar-benar dihalangi dari kebaikan“. Hadits riwayat An Nasai dan dishahihkan di dalam kitab Shahih At Targhib Wa At Tarhib.
          Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa waktu tidak akan mungkin bisa dibuat mundur walaupun hanya sebentar saja, begitu juga tidak dapat dimanjukan walau sebentar saja. Tapi, dengan kekuasaan dan izin dari Allah S.W.T., kita seperti layaknya bayi yang baru dilahirkan dari janin ibunya, yaitu bersih tanpa dosa sedikitpun di dalam diri manusia.
  Buanglah perbuatan jahat yang akan dikerjakan. Karena Allah menyuruh malaikat mencataat kebaikan hambanya walaupun itu baru niat yang ikhlas Lillahi Ta'ala, dan Allah juga menyuruh kepada malaikat untuk tidak mencataat perbuatan tercela seorang hambanya sebelum perbuatan itu benar-benar direalisasikan
Mari kita simak dialog antara mata dan hati seperti apa yang digambarkan oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah:
Kata hati kepada mata:
“Kaulah yang menyeretku pada kebinasaan dan mengakibatkan penyesalan karena aku mengikutimu beberapa saat saja. Kau lemparkan kerlingan matamu ke taman dari kebun yang tak sehat. Kau salahi firman Allah, “Hendaklah mereka menahan pandangannya,” Kau salahi sabda Rasulullah SAW, “Memandang wanita adalah panah beracun dari berbagai macam panah iblis. Barang siapa meninggalkannya karena takut pada Allah, maka Allah akan memberi balasan iman kepadanya, dan akan merasakan kelezatan dalam hatinya,” (HR. Ahmad).
Tapi mata berkata:
"Kau zalimi aku dari sejak awal sampai akhir. Kau kukuhkan dosaku lahir dan batin. Padahal aku hanyalah utusanmu yang selalu taat dan mengikuti jalan yang engkau tunjukkan. Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya dalam tubuh itu ada segumpal darah, jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik pula, jika ia rusak, rusak pula seluruh tubuh. Ketahuilah, segumpal darah itu adalah hati. (HR. Bukhari, Muslim).
               Dibawah ini merupakan penjelasan dari betapa pentingnya hati :         


أَلاَ، وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ. 
"Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh ini ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh anggota tubuh dan jika rusak, maka rusaklah seluruh anggota tubuh. Ketahuilah, ia adalah hati." (HR. al-Bukhari).
               Rasulullah juga bersabda bahwa barang siapa yang melakukan ibadah umrah pada Bulan Ramadhan, maka pahalanya akan sama seperti ibadah haji bersama-sama dengan Rasulullah S.A.W.
                Coba kita bayangin dan resapi, betapa sayangnya Allah S.W.T. kepada hambanya pada Bulan Ramadhan, belum tentu kita bisa bertemu dengan Bulan Ramadhan pada tahun berikutnya, bahkan belum tentu kita dapat melewati Ramadhan tahun ini sampai selesai. Maka dari itu, Ayo!! Mari!! Kita giat untuk melakukan kebajikan dan meraih pahala sebanyak-banyaknya pada Bulan Ramadhan dan akan tetap berlanjut sampai kita melanjutkan perjalanan hidup kita di fase yang berikutnya, yaitu di alam kubur dan bekal untuk di alam akhirat. Dan semoga kita, melakukan semua amalan shalih, beriman, dan bertaqwa dengan hati ikhlas Lillahi Ta'ala. 
                Allah juga menginginkan kita untuk masuk ke dalam surganya, salah satu buktinya yaitu adanya Bulan Ramadhan yang di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari 1000 bulan, zakat fitrah, dan amalan-amalan yang akan dilipat gandakan oleh Allah S.W.T. .
                Cukup sekian apa yang dapat dijelaskan oleh saya, kekurangan pasti milik menusia seperti saya, dan kesempurnaan hanya milik Allah S.W.T. semata.


إِنَّ الله وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اللهم صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اللهم بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اللهم اغْـفِـرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْـفِـرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. اللهم إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى. اللهم إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيْعِ سَخَطِكَ. وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. وَصَلى الله عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.